Home > Meditasi > Aku Ditegur Allah..

Aku Ditegur Allah..

January 31, 2009 Leave a comment Go to comments

manprayTerimakasih.. Engkau telah menegurku. ya, Engkau telah menegurku kemarin. setelah beberapa lamanya aku hampir tersesat. aku tidak lagi membaca ayat ayat-Mu, aku tidak lagi berdo’a kepada-Mu, aku tidak lagi bercengkerama dengan-Mu di malam hari.. dan aku sungguh berterimakasih Ya Rabb engkau telah menegurku kemarin.

hari itu Engkau menyapaku dan mengatakan, “kamu terlalu jauh melupakan-Ku. sudah waktunya kamu ingat..”

dan aku tersadar ketika Engkau meletakkan rintangan di jalan yang aku lalui. dan terjadilah “musibah” itu. yang membuatku ingat bahwa Engkau ada di belakangku, depanku, sampingku, atasku dan bawahku. Engkau mengawasi setiap tindakanku.. tepat di mana sebelumnya aku melanggar hak hak-Mu. Engkau telah menegurku..

Aku tahu Engkau sayangi aku..

aku saja yang kurang bersyukur. Engkau menyayangiku dengan memberikan aku teguran dan peringatan agar tak telalu jauh aku melanggar batasa batasan yang Telah Engkau tetapkan. jikalau Engkau membiarkanku berlalu begitu saja, mungkin aku telah hilang termakan dunia ini..

Aku ingin menjadi Bahagia atas teguran-Mu..

yaitu orang orang yang apabila Engkau menegurnya, Engkau memperingatkannya, dia menoleh dan dia menghiraukan-Mu. berbahagialah oang itu karena termasuk orang orang yang selamat dan Engkau sayangi. dan celakalah orang yang apabila Engkau menegurnya dia tidak menoleh, dan tidak menginadahkan. lebih, bagi orang yang marah atas peringatan itu. orang yang berburuk sangka dan menuduh-Mu tidak berlaku adil.

Maka jagalah aku..

karena penjagan-Mu lebih dari penjagaan semua mahluk-Mu. buatlah aku tenang di sisi-Mu. ingatkan aku atas perilaku burukku. terimakasihYa Rabb atas musibah ini. terimakasih Ya Rabb atas teguran ini. terimakasih Ya Rabb atas kasih sayang-Mu..

  1. Emma Fury
    January 31, 2009 at 7:04 am | #1

    Smua org di bumi ini pernah merasakan teguran dari Sang Pencipta……..apakah scr halus atau keras…dengan kesenangan atau kesedihan…semuanya diberikan ke kita sbg media uji atas rasa abdi kita sebagai makhluk (terutama sbg mukmin)
    Bagaiman menyikapinya? Seperti katamu….menerima dengan ikhlas bahwa itu sebagai bentuk rasa sayang Allah padamu sehingga ketika teguran itu datang kau tak kan pernah berburuk sangka kepada Nya…apapun itu…serta berusaha untuk menjadi seorang yang tau diri atas smua karunia yang telah diberikan olehNya….dengan cara mengamalkan apa yang kita punya dan kita tau untuk kebaikan banyak org…minimal untuk kebaikan diri sendiri. Dan untuk mengetahui apakah sesuatu itu /atau perbuatan kita baik atau buruk? tidak perlu susah2 untuk mendeteksinya…cobalah diam sejenak, tanyakan pada hati terdalam apakah yg kamu lakukan itu baik atau buruk? minimal untuk dirimu sendiri……………………..
    mk jika hatimu tenang aj ketika kau tanya….itu sbg deteksi awal bahwa apa yg kau lakukan adalah nyaman (ini masih bs dibagi lagi, nanti kita discuss lagi yah!)), tp jika hatimu msih penuh dengan keragu2an maka janganlah kau teruskan krn nantinya juga g bakalan menemukan kenyamanan.
    Apapun bila kau terima dg iklas mk akan dimudahkan jalan penyelesaian semua permasalahan yg kau hadapi, karena otak kita mampu memaksimalkan fungsinya saat fungsi berpikirnya hati mulai turun pada titik nol(seperti pada teori keseimbangan hidup)…..jd redam smua pikiran hati untuk memaksimalkan pikiran akal, dan itu butuh proses yg panjang untuk memanagement diri scr sempurna, tp untuk menjadi sempurna bukankah butuh latihan…skaranglah saat latihan itu…gitu yah MasD

  2. masdjoen
    January 31, 2009 at 9:19 am | #2

    tengkyu …

  3. January 31, 2009 at 3:12 pm | #3

    berbahagialah kamu sebab ALLOH masih menyayangimu…

  4. February 1, 2009 at 12:13 am | #4

    Bunda mampir nih mas Djoen…
    wow…tulisannya hebat…..namun saat ini teguran Allah tidak membuat manusia terjaga ya…sudah pada mati rasa karena urusan dunia….Semoga kita selalu dalam hidayah dan ridhaNya…

  5. February 2, 2009 at 10:13 am | #5

    amiiinnn… makasih mbak dyah, mas petruk, temen temen kabeh, semoga kita tetep dalam lindungan Nya.. amieeennnnnnnn

  1. No trackbacks yet.